Ini lagi salah satu penipuan berkedok berhadiah mobil. Ini sering kita temukan dalam kemasan kopi, kemasan detergen, roti gabin, dll. Kalo ketemu bungkusan berhadiah seperti ini, buang saja karena ini sudah dipastikan penipuan berkedok hadiah. Penipuan model begini sudah lama eksis dan sampai sekarang masih tetap eksis.
Saturday, 9 December 2017
Monday, 6 November 2017
Asal Usul Nama Jembatan Kecil
Kayaknya tulisan gue ini nggak penting banget. Tapi tak apalah daripada gue bosan, mending gue nulis aja geto. Kekekekeh....
Mungkin ada yang ingin tahu atau malah tak peduli. Ahh mang gue pikirin wekeke.... Kenapa wilayah tersebut disebut Jembatan Kecil. Sebab dan almusababnya adalah memang disitu terdapat jembatan kecil. Nah,, kan udah tertebak dalam pikiran elo. Dahulu kala, nggak lampau amat sih.. kikiki... wilayah tersebut belum memiliki nama (bukan anonim maksudnya). Maka setiap orang yang melintas disana menyebut tempat tersebut dengan nama jembatan kecil dan itu kemudian menjadi sebutan umum wilayah tersebut. Namanya udah berubah yaitu Jalan Kapten Tandean KM 6.5. Padahal jembatan kecil itu untuk penamaan jalan tersebut, ehh malah jembatan kecil berubah menjadi nama kelurahan yaitu Kelurahan Jembatan Kecil.
Sama halnya terjadi pada kasus Jalan Gedang. Kenapa disebut jalan gedang ? Gedang dalam bahasa Bengkulu artinya besar, kalo dalam bahasa Padang disebut nan Gadang. Maklumlah bahasa melayu Bengkulu itu campuran antara bahasa Padang dan Palembang. Jadi, arti dari jalan gedang adalah jalan besar, karena merupakan jalan utama perlintasan lalu-lalang. Sama seperti kasus diatas, jalan gedang berubah menjadi nama kelurahan yaitu Kelurahan Jalan Gedang, dan jalan tersebut sudah berganti nama menjadi Jalan Pangeran Natadirja Kota Bengkulu.
Dahh ajalah dulu, kalo mau muntah silahkan muntah, jangan lupa minum paramex tamol, dan sejenisnya biar pikiran lega. Oce...
Di'oret-oret oleh : Blogkasihpunya
Saturday, 4 November 2017
Tabot Bukan Kebudayaan Lembak
Pada postingan kali ini, saya akan menjelaskan tentang tabot bukan kebudayaan lembak. Mengapa saya menulis demikian? Ini karena teman saya yang mengatakan bahwa kalo orang lembak juga membuat tabot, menurut saya dia itu gagal paham karena waktu kami sekolah kami diberi pelajaran muatan lokal tentang tabot.
Oke, kita mulai saja. Dulu waktu kami masih sekolah yaitu waktu masih duduk di bangku SMP kelas 1, kami diberikan mata pelajaran muatan lokal tentang kebudayaan tabot. Kemungkinan besar yang membuat orang gagal paham yaitu disebabkan oleh faktor yaitu materi pelajaran, dan siswa itu sendiri.
Faktor pertama yaitu materi pelajaran, mengapa ini menyebabkan siswa jadi gagal paham? Karena pada materi awal dalam pelajaran ini disebutkan bahwa suku asli kota Bengkulu terdiri dari 2 suku asli yaitu :
1. Suku Melayu Bengkulu
2. Suku Lembak Bengkulu
Mungkin disinilah terjadinya gagal paham, karena terdapat dalam materi awal tentang pelajaran tabot, mungkin para siswa menyangka bahwa kedua suku tersebut yang membuat tabot.
Faktor berikutnya adalah siswa itu sendiri yang gagal paham mencerna materi pelajaran seperti yang terjadi pada teman saya itu. Ibarat pepatah malu bertanya sesat dijalan. Sepertinya harus banyak minum Aqua seperti di iklan "ADA AQUA? ".
Saya jelaskan sedikit bahwa yang membuat tabot disebut dengan kaum sipai (Kaluarga Tabot Bengkulu), yang dulu berasimilasi dengan orang pesisir pantai Bengkulu yaitu orang melayu Bengkulu, kemudian terjadilah akulturasi budaya menjadi kebudayaan tabot Bengkulu. Akan tetapi tidak semua orang melayu Bengkulu membuat tabot, melainkan yang masih keturunan dari orang sipai tersebut.
Saya yakin mungkin banyak teman-teman lain yang juga gagal paham, bukan hanya teman saya yang satu itu. Makanya harus banyak minum Aqua. The End.
Published by : Blogkasihpunya
Tuesday, 5 September 2017
Arti Logo Wonderful Bengkulu 2020
Logo Visit 2020, secara keseluruhan terbentuk dari inspirasi Ayam Brugo dan Bunga Rafflesia. Ayam Brugo merupakan ayam endemik khas Bengkulu, sementara Bunga Rafflesia adalah tumbuhan bunga yang menjadi ciri khas Bengkulu. Selain menunjukkan identitas dan kearifan lokal, kedua ikon itu menunjukkan keunggulan dan potensi yang dimiliki oleh Provinsi Bengkulu.
Jengger ayam Brugo pada logo yang berjumlah lima, menunjukkan Lima Festival besar yang akan digelar oleh pemerintah Provinsi Bengkulu hingga Tahun 2020
Kepak sayap kiri dan kanan pada logo menunjukkan semangat kebangkitan, keterbukaan, dan tekad untuk terus menerus mengembangkan diri agar tercipta provinsi Bengkulu yang maju dan sejahtera.
Di bagian tengah logo yang berbentuk bunga Rafflesia terdapat lima bagian tubuh yang masing-masing menunjukkan Lima Program Prioritas pemerintah provinsi Bengkulu.
Di tengah putik bunga Rafflesia, terdapat motif Kain Besurek yang menunjukkan tingginya nilai seni dan budaya yang dimiliki masyarakat Bengkulu.
Ekor ayam Brugo menunjukkan bahwa rakyat dan masyarakat lah yang menjadi tujuan segala cita dan harapan pemerintah provinsi Bengkulu dalam mewujudkan Wonderful Bengkulu 2020
Bagian bawah yang berbentuk panorama menunjukkan keindahan pantai dan potensi maritim yang dimiliki provinsi Bengkulu. Kombinasi warna warni pada tulisan Bengkulu dan Kelopak Bunga Rafflesia menggambarkan semangat kebahagiaan, keramah-tamahan, dan energi positif yang akan menjadi modal dasar untuk mensukseskan Visit 2020 Wonderful Bengkulu.
Sumber : http://pedomanbengkulu.com/2017/05/makna-di-balik-logo-wonderful-bengkulu-2020/
Thursday, 10 August 2017
Cotton Buds Menyebabkan Infeksi pada Telinga dan Cara Mengobatinya
Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang bahaya Cotton Buds pada telinga kita. Sering kali pada saat saya mengorek kuping memakai Cotton Buds telinga saya sering terasa sakit dan mengalami infeksi. Sekian lama dengan membersihan telinga memakai Cotton Buds, saya semakin curiga dengan korek kuping yang satu ini. Padahal dulu ketika saya masih membersikan telinga memakai kapas putih dan pentol korek, telinga saya aman-aman saja. Seiring dengan perkembangan zaman, membersihkan kuping tidak lagi memakai pentol korek dan kapas, karena tersedia pembersih telinga praktis yaitu Cotton Buds dengan harga yang cukup murah.
Semakin lama saya memakai Cotton Buds, saya mulai merasa ada yang aneh pada telinga saya, yaitu sering kali infeksi dan berair. Setelah saya teliti dan periksa secara seksama pada Cotton Buds, ternyata Cotton Buds itu sangat berbahaya bagi kuping. Karena ujung pipet pada Cotton Buds ternyata cukup tajam dan kapas yang sangat sedikit/tipis. Pipet Cotton Buds dapat membuat telinga bagian tengah tergores dan menimbulkan infeksi dan pembengkakan. Akibatnya telinga menjadi sakit dan mengeluarkan cairan telinga lalu akhirnya telinga menjadi tersumbat.
Untuk membersihkan kuping yang gatal, sebaiknya kita memakai kapas putih (bukan kapas berlemak) dan pentol lidi korek, karena bagian kepala pentol lidi korek memiliki permukaan yang licin ditambah kapas yang tebal membuat telinga bagian dalam tidak mengalami iritasi. Memang pentol lidi korek sudah langka dijual karena kebanyakan sudah memakai korek gas, akan tetapi masih ada di pasar tertentu yang masih menyediakan korek lidi.
Jika kulit kita mengalami iritasi akibat penggunaan Cotton Buds, sebaiknya telinga yang sakit dibiarkan saja dahulu hingga beberapa hari dan jika perlu minum obat penghilang rasa nyeri seperti Asam Mefenamat. Jika kuping anda tersumbat akibat infeksi, maka biarkan saja dan coba terus dipompa pakai telapak tangan buang ke arah luar sambil telinga dimiringkan ke arah bawah. Apabila setelah beberapa hari rasa sakit sudah hilang, kuping bisa dibersihkan kembali mengunakan kapas dan pentol lidi korek dengan perlahan-lahan, akan tetapi bila telinga masih tersumbat karena cairan telinga sudah mengeras, maka bisa gunakan pengencer kotoran telinga yaitu larutan berbusa H202 (yang khusus untuk telinga) yang dijual di apotek atau lebih aman jika datang langsung ke dokter THT untuk mendapatkan saran dari dokter.
Jika tulisan ini bermanfaat, silahkan dibagikan dan jangan lupa menulis sumbernya.
Ditulis oleh Kasih Punya
Sunday, 30 July 2017
Penghulu Bagi Penutup Segala Doa
Zikir 'Ya Amaanal Khoo Ifin' ini adalah suatu doa yang di karang oleh gabungan ulama' terkenal ahli sunnah terdahulu sangat indah di lafazkan. Doa 'Ya Amaanal Khoo Ifin' ini adalah penghulu bagi penutup segala doa. Ia juga sebagai pelengkap kepada penghulu segala doa.
يَا أَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ ءَامِنــَّـا مِمَّا نــَخَافُ
Yaa Amaanal Khaaifiin, Aaminnaa Mimmaa Nakhaf
Wahai (Tuhan) yang mengamankan orang² yang takut, amankanlah kami dari apa yang kami takut.
يَا أَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ سَلِّمْنــَا مِمَّا نــَخَافُ
Yaa Amaanal Khaaifiin, Sallimnaa Mimmaa Nakhaaf
Wahai (Tuhan) yang mengamankan orang-orang yang takut, selamatkanlah kami dari apa yang kami takut.
يَا أَمَانَ اْلخَائِفِيْنَ نــَجِّنــَا مِمَّا نــَـخَافُ
Yaa Amaanal Khaaifiin, Najjinaa Mimmaa Nakhaaf
Wahai (Tuhan) yang mengamankan orang-orang yang takut, lepaskanlah kami dari apa yang kami takut.
Friday, 21 July 2017
Tahlil 7 Hari Kematian
Bacaan Tahlil Beserta Artinya :
Ini adalah bacaan tahlil selama 7 malam yang dilakukan oleh masyarakat Lembak Panorama. Bacaan tahlil ini memang agak berbeda dari bacaan yang ada dalam buku tahlil yang dijual dipasaran, terutama tidak dimasukkanya Syeh Abdul Qodir Jailani dalam bacaan tahlil. Tulisan ini sebagai pengetahuan saja, bila bacaan tahlil ini Bid'ah, maka tidak usah diikuti, anggap saja ini sebagai acara adat dan seremoni saja, khususnya masyarakat Lembak Panorama. Berikut bacaan tahlil beserta artinya :
،أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ
إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَآفَّةِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالْقَرَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِينَ وَالْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ وَالْقُرُوْبِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ
A’udzubilla himinas shaithanirrajim. Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Ilaa hadharatinnabiyi Muhammadil mushthofaa rasulillaahi shallallaahu 'alaihi wa sallam wakaafatil ambiayaa iwalmursaliin wasahaabati walqaraabati wattaabi'iin wataabi'itaabi'in walmalaaikatilmuqarabiin walquruubin wasshuhadaai wassaalihin.
Artinya : "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Untuk kehadiran nabi yang terpilih Muhammad Rasulullah SAW dan Semua nabi dan rasul dan para sahabat dan pengikut kekeluargaan dan pengikut terus dan para malaikat muqarabin dan malaikat karubin dan para syuhada dan orang saleh."
ثُمَّ اِلٰى اَرْوَاحِ أَبَاِئهٖ وَأُمَّهَاتِنَا وَاَجْدَادِنَا وَأُسْتَاذِنَا وَمَشَايِخِنَا وَجَمِيْعِ ذُرِّيَاتِنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Tsuma ilaa arwahi abaaihi waummahaatinaa waajdaadinaa waustaadzinaa wamashaayikhinaa wajamii'i dzuriyaatinaa minalmuslimiin walmuslimaat wal mukminina wal mukminat.
Artinya : "Kemudian untuk arwah ayah dan ibu dan kakek dan guru kami dan syekh kami dan semua keturunan muslimin dan muslimat, mu’minin dan mu’minat."
ثُمَّ اِلٰى رُوْحِ ...... بِنْ ...... خَآصَّةً
Tsuma ilaa ruuh .......bin/binti ........khaassah
Artinya : "Kemudian untuk arwah fulan bin/binti fulan khususnya."
Al Faatehah :
،أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، أَلرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، إِهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ، آمِيْنَ
A’udzubilla himinas shaithanirrajim. Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Alhamdulillaahirabbil `aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maalikiyaumiddiin. Iyyaakana' buduwaiyyaakanasta'iin. Ihdinasshiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina an 'amta `alaihim ghoiril maghdhuubi `alaihim wa laddhaalliin. Aamiin. (Al-Fatehah : 1-7)
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Semoga Allah memperkenankan." (Al-Fatehah : 1-7)
تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ - مِنَّا وَ مِنْكُمْ تَقَبَّلْ يَا كَرِيْمُ
Taqaballahu minna wa minkum - minna waminkum taqabbal ya karim.
Artinya : "Semoga Allah menerima aku dan kalian - Semoga Allah menerima segala amal ibadah kita."
Surat Yasin :
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ ، يسٓ
( Surat Yasiin 1-83)Surat Al-Ikhlas 3 x :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ. ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ. لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ .وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ
Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Qul huwa allaahu ahadd. Allaahu shamadd. Lam yalidd walam yuuladd. Walam yakul lahu kufuwan ahadd.
Katakanlah : "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Dia-lah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan Dia."
لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
Laa ila ha illallahu wallahu akbar. Artinya : "Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
Surat Al Falaq 1 x :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Qul a'udzu birobbil falaqq. Min syarri ma kholaqq. Wamin syarri ghosiqin idza waqobb. Wamin syarrin naffatsati fiil 'uqadd. Wamin syiarri haa sidin idza hasadd.
Katakanlah: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Menguasai subuh menghadapi tipu daya makhluk-makhluk, serta menghadapi tipu daya kegelapan apabila telah menyelimuti, serta menghadapi tipu daya tukang-tukang sihir yang mengucap mantra-mantra, serta menghadapi tipu daya penghasut apabila ia mendengki."
لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
Laa ila ha illallahu wallahu akbar. Artinya : "Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
Surat An Nas 1 x :
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Qul a'uudzu birabbin naas. Malikin naas. Iaahin naas. Min syarril waswaasil khannaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas. Minal jinnati wannaas.
Katakanlah: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia. Dari (golongan) jin dan manusia."
لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ
Laa ila ha illallahu wallahu akbar. Artinya : "Tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."
Al Faatehah :
،أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، أَلرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، إِهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ، آمِيْنَ
A’udzubilla himinas shaithanirrajim. Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Alhamdulillaahirabbil `aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maalikiyaumiddiin. Iyyaakana' buduwaiyyaakanasta'iin. Ihdinasshiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina an 'amta `alaihim ghoiril maghdhuubi `alaihim wa laddhaalliin. Aamiin. (Al-Fatehah : 1-7)
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Semoga Allah memperkenankan." (Al-Fatehah : 1-7)
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
الٓمّٓ ۚ ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ فِيهِ ۛ هُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ ۙ الَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُوْنَ الصَّلٰوةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُونَ ۙ وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُوْنَ بِمَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَآ اُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ ۚ وَبِالْاٰخِرَةِ هُمْ يُوْقِنُوْنَ ۗ اُولٰٓئِكَ عَلٰى هُدًى مِّنْ رَّبِّهِمْ ۙ وَاُولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
Bismillahirramaanirrahim Alif Laam Miim, Dzaalikal kitaabu laa raiba fiih huudal lillmuttaqin Alladziina yu’minuuna bil ghoibi wa yuqimuunas sholaata wamimma rozaknaahum yunfiquun, Walladziina yu’minuuna bimaa unzila ilaika wamaa unzila min qoblik Wabil aaakhiroti hum yuuqinuun, Ulaaika ’alaa hudam mirrobbihim Wa ulaaika humul muflihuun.
Artinya: "Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Alif Laam mimm. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang yang bertakwa. (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka, dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Quran) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab kitab yang telah diturunkan sebelumnya, serta mereka yakin adanya (kehidupan) akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhan mereka, dan merekalah orang orang yang beruntung."
Wa ilaahukum ilaahuw waahid. Laa ilaaha illah huwar rohmaanur rohim.
Artinya : "Dan Tuhanmu adalah Tuhan yang Esa, Tiada Tuhan kecuali Dia Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang."
Ayat Kursi :
أَللهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَا فِيْ الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum, laa ta'khudzuhuu sinatu wa laa nauum, lahu maa fissamaawaati wa maa filardh, man dzal-ladzii yasfa`u `indahu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum wa laa yuhiithuuna bishai im min `ilmihi illaa bimaa shaak, wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardh, wa laa ya uduhu hifzhuhumaa wa huwal `aliyyul `azhim. (Al-Baqarah 255)
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang dihadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, lagi Mahabesar." (Al-Baqarah 255)
Al-Baqarah 284-286 :
لِلَّهِ مَا فِي السَّمَوَاتِ وَمَا فِي اْلأَرْضِ وَإِنْ تُبْدُوْا مَا فِيْ أَنْفُسِكُمْ أَوْ تُخْفُوْهُ يُحَاسِبْكُمْ بِهِ اللَّهُ فَيَغْفِرُ لِمَنْ يَشَآءُ وَيُعَذِّبُ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِير , أَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُوْنَ كُلٌّ أَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلآئِِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لاَ نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوْا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ , لاَ يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ , رَبَّنَا لاَ تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِيْنَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ
(3x وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا)
أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ
Lillahi maa fis samaawaati wamaa fil ardh wa in tubduu maa fii anfusikum au tukh fuuhu yuhaa sibkum bihillah fayaghfiru limay yasya’ wa yu’adz zibu may yasya’ wallahu ‘alaa kulli sya’in qodir, Aamanar rasuulu bimaa unzila ilaihi mir rabbihi wal mu’minuun, kullun aamana billahi wa malaaikatihi wa kutubuhi wa rusulihi laa nufarriku baina ahadim mir rasulih, waqoolu sami’na wa atho’na ghufroo naka rabbana wa ilaikal mashir, Laa yukallifullahu nafsan illa wus ‘aha, lahaa maa kasabat wa ‘alaiha mak tasabat, rabbanaa laa tu’aakhidzna in nasiina au akh tho’na rabbana walaa tahmil alaina isron kamaa hamaltahu ‘alaal ladziina min qoblina rabbana walaa tuhammilna maa laa thooqota lanaabih wa’fu anna waghfir lanaa warhamna anta maulanaa fanshurnaa ‘alaal qaumil kaafirin.”
Artinya : "Kepunyaan Allah-lah segala apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. dan jika kamu melahirkan apa yang ada di dalam hatimu atau kamu menyembunyikan, niscaya Allah akan membuat perhitungan dengan kamu tentang perbuatanmu itu. Maka Allah mengampuni siapa yang dikehandaki-Nya dan menyiksa siapa yang dikehendaki-Nya; dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan Kami taat." (mereka berdoa): "Ampunilah Kami Ya Tuhan Kami dan kepada Engkaulah tempat kembali." Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (mereka berdoa): "Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau hukum Kami jika Kami lupa atau Kami tersalah. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau bebankan kepada Kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan Kami, janganlah Engkau pikulkan kepada Kami apa yang tak sanggup Kami memikulnya. beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah penolong Kami, Maka tolonglah Kami terhadap kaum yang kafir."
3x ياَ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ – اِرْحَمْنَا
Yaa arhamar raahimiin - Irhamnaa.
Artinya : "Wahai Maha Penyayang - Kasihanilah kami."
رَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الْبَيْتِ إِنَّهُ حَمِيْدٌ تَطْهِيْرًا
Rahmatullahi wabarakaatuh 'alaikum ahlal albaiti innahu hamiidum majiid.
Artinya : "Rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, Hai Ahli Rumah. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah."
إِنَّمَا يُرِيْدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا
Innamaa yuriidullahu liyudzh hiba 'ankumurijsa ahlul baiti wayutahhirakum tathiraa.
اَللَّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ حَبِيْبِ اللهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الغَافِلُوْنَ
Artinya: "Salam dan keberkahan kepada para penghulu kami, yaitu sahabat Rasullullah sekalian."
حَسْبُنَا اللهِ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ
Hasbunallahi wa ni’mal wakiil.(QS. Ali-imran:173)
Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami."
Rahmatullahi wabarakaatuh 'alaikum ahlal albaiti innahu hamiidum majiid.
Artinya : "Rahmat Allah dan keberkatan-Nya, dicurahkan atas kamu, Hai Ahli Rumah. Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Pemurah."
إِنَّمَا يُرِيْدُ اللَّهُ لِيُذْهِبَ عَنْكُمُ الرِّجْسَ أَهْلَ الْبَيْتِ وَيُطَهِّرَكُمْ تَطْهِيْرًا
Innamaa yuriidullahu liyudzh hiba 'ankumurijsa ahlul baiti wayutahhirakum tathiraa.
Artinya: "Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu Hai Ahli Rumah dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya." (Al-Ahzab: 33).
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيّ . يَا أيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْعَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا
Innallaha wamalaaikatahu yusallun 'alannabi. Yaa ayuhalladzhiina aamanuu salluu 'alaihi wasallimuu tasliimaa.
Artinya: "Sesungguhnya Allah dan Malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (Al-Ahzaab: 56)
اَللَّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ حَبِيْبِ اللهِ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الغَافِلُوْنَ
Alllahumma salli afdal alssalaati 'alaa as'adi makhluqaatika habiibillah muhammadiwa 'alaa alihi wasahbihi wasallim, 'adada ma'luumaatika wamidaada kalimaatik , kullamaa dzakarakadzaakiruuna waghafala 'an dzikrikal ghaafiluun.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat terbaik kepada makhluk paling bahagia, Muhammad kekasih Allah, dan kepada keluarga dan sahabatnya, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui dan sebanyak bilangan tinta untuk mencatat kalimat-Mu, selama masih ada orang yang ingat dan orang yang lupa kepada-Mu.”
اَللَّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ شَمْسِ الضُّحَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الغَافِلُوْنَ
Alllahumma salli afdal alssalaati 'alaa as'adi makhluqaatika shamsidduhaa muhammadiwa 'alaa aalihi wasahbihi wasallim, 'adada ma'luumaatika wamidaada kalimaatik , kullamaa dzakarakadzaakiruuna waghafala 'an dzikrikal ghaafiluun.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat terbaik kepada makhluk paling bahagia, yang menjadi penerang laksana matahari di waktu dhuha, penghulu dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad dan kepada keluarga dan sahabatnya, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui dan sebanyak bilangan tinta untuk mencatat kalimat-Mu, selama masih ada orang yang ingat dan orang yang lupa kepada-Mu.”
اَللَّهُمَّ صَلِّ أَفْضَلَ الصَّلاَةِ عَلَى أَسْعَدِ مَخْلُوْقَاتِكَ بَدْرِ الدُّجَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ عَدَدَ مَعْلُوْمَاتِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَ الغَافِلُوْنَ
Alllahumma salli afdal alssalaati 'alaa as'adi makhluqaatika badriddujaa muhammaiwa 'alaa aalihi wasahbihi wasallim, 'adada ma'luumaatika wamidaada kalimaatik , kullamaa dzakarakadzaakiruuna waghafala 'an dzikrikal ghaafiluun.
Artinya: "Ya Allah, berikanlah rahmat terbaik kepada makhluk paling bahagia, yang menjadi penerang laksana bulan purnama di waktu gelap, penghulu dan pemimpin kami, yaitu Nabi Muhammad dan kepada keluarga dan sahabatnya, sebanyak bilangan yang Engkau ketahui dan sebanyak bilangan tinta untuk mencatat kalimat-Mu, selama masih ada orang yang ingat dan orang yang lupa kepada-Mu.”
وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ
Wa sallim wa radiyallaahu tabaaraka wata’aalaa ‘an saadaatinaa ash-haabi rasuulillahi ajma-‘iin.Artinya: "Salam dan keberkahan kepada para penghulu kami, yaitu sahabat Rasullullah sekalian."
حَسْبُنَا اللهِ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ
Hasbunallahi wa ni’mal wakiil.(QS. Ali-imran:173)
Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami."
وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ
Wa laa haula wa laa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiimi.
Artinya : ”Tidak ada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan bantuan Allah yang Maha Tinggi Lagi Maha Mulia.”
3x أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه
Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyûm wa atubu ilaih.
Artinya : "Saya memohon kepada Allah yang maha agung, yang tiada tuhan selain Dia Yang Hidup dan Berdiri dan Saya bertobat kepada-Nya."
أفْضَلُ ذِّكْرِى فَاعْلَمْ أنَّهُ
Afdlaludz dzikri fa’lam annahu :
Artinya : “Ketahuilah bahwasannya sebaik-baikmya dzikir itu adalah :
(لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ (حَيُّ بَاقٍ
Laa ilaaha illallah. Hayyum baaq.
Artinya : “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah. Maha Hidup lagi kekal."
(لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ (حَيُّ مَوْجُوْدٌ
Laa ilaaha illallah. Hayyum maujuud.
Artinya : “Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah. Maha Hidup lagi Ada."
لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٌ رَسُوُلُ اللّهِ
Laa ilaaha illallahu muhammadur rasuulullaah
Artinya : “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Muhammad adalah rasul (utusan) Allah.”
100x لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ
Laa ilaaha illallah. Artinya : “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah." 100x.
2x لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ
Laa ilaaha illallahu Laa ilaaha illallah. Artinya : “Tidak ada Tuhan selain Allah tidak ada Tuhan selain Allah."
لآ اِلَهَ اِلّا اللّهُ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٌ رَسُوُلُ اللّهِ
Laa ilaaha illallahu saidinaa muhammadur rasuulullaah
Artinya : “Tiada Tuhan yang berhak disembah selain Allah, Muhammad adalah rasul (utusan) Allah.”
2x اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی مُحَمَّدْ اَللَّهُمَّ صَلِّعَلَيهِ وَصَلِّمْ
Allahumma shalli ‘alaa muhammad, Allahumma shalli ‘alaihi wa sallim.
Artinya : ”Ya Allah berilah rahmat kepada Muhammad. Ya Allah berilah rahmat dan salam kepadanya."
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی مُحَمَّدْ يَارَبِّ صَلِّ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ
Allahumma shalli ‘alaa muhammad, Yaa rabbi shalli ‘alaihi wa sallim.
Artinya : ”Ya Allah berilah rahmat kepada Muhammad. Ya Rabb berilah rahmat dan salam kepadanya."
10x سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
“Subhaanallaahi wabihamdihi, subhaanallaahil ‘azhiim”
Artinya : “Maha Suci Allah dan dengan memuji-Nya. Maha Suci Allah yang Maha Agung.”
2x اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍوَاٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
Allaahumma shalli 'alaa habiibika sayyidinaa muhammadin wa 'alaalihii washahbihii wa sallim. (2x)
Artinya: “Wahai tuhanku, limpahkanlah rahmat dan salam kepada kekasih-Mu; junjungan kami, Nabi Muhammad teriring keluarga, dan sahabat beliau."
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَی حَبِيْبِكَ سَيِّدِنَاوَمَوْلنَاَ مُحَمَّدٍوَعَلى الِهِ وَاَصْحَابِہٖ وَأَزْوَاجِهِ وَذُرِّيَّتِهِ وَباَرِكْوَسَلِّمْ
Allaahumma shalli 'alaa habiibika sayyidinaa wa maulana muhammadin wa 'alaalihii washahbihii wa azwaajihi wa dzuriyatihi wa baarik wasallim.
Artinya: “Wahai tuhanku, limpahkanlah rahmat dan salam kepada kekasih-Mu; junjungan kami, dan pemimpin kami Nabi Muhammad teriring keluarga, sahabat, istri-istri dan keturunan beliau."
لَااِلَهَ اِلَّااللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ كَلِمَةُ حَقٍّ عَلَيْهَا نَحْيَا وَعَلَيْهَا نَمُوْتُ وَبِهَا نُبْعَثُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى مِنَ الْأَمِنِيْنَ بِرَحْمَةِ اللهِ وَكَرَامِهِ
Laa ilaha illallaahu muhammadur rasuulullaahi shallallaahu 'alaihi wasallam, kalimatu haqqin 'alaihaa nahyaa wa'alaihaa namuutu wabihaa nub'atsu inshaa allaahu ta'aalaa minal aaminiin birahmatillahi wakaraamihi.
Artinya: "Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Muhammad SAW adalah utusan Allah, yang dengan kalimat itu kami berpegang teguh dalam hidup, dan ketika kami mati. Dengan kalimat itu kami dihidupkan kembali, insha Allah kami mendapat keamanan, dengan curahan rahmat dan kemuliaan-Nya."
إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ مُحَمَّدٍ الْمُصْطَفَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَآفَّةِ اْلأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالْقَرَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِ التَّابِعِينَ وَالْمَلاَئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ وَالْقُرُوْبِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ
Ilaa hadharatinnabiyi Muhammadil mushthofaa rasulillaahi shallallaahu 'alaihi wa sallam wakaafatil ambiayaa iwalmursaliin wasahaabati walqaraabati wattaabi'iin wataabi'itaabi'in walmalaaikatilmuqarabiin walquruubin wasshuhadaai wassaalihin.
Artinya : "Untuk kehadiran nabi yang terpilih Muhammad Rasulullah SAW dan Semua nabi dan rasul dan para sahabat dan pengikut kekeluargaan dan pengikut terus dan para malaikat Muqarabin dan malaikat Kurubin dan para syuhada dan orang saleh."
ثُمَّ اِلٰى اَرْوَاحِ أَبَاِئهٖ وَأُمَّهَاتِنَا وَاَجْدَادِنَا وَأُسْتَاذِنَا وَمَشَايِخِنَا وَجَمِيْعِ ذُرِّيَاتِنَا مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ
Tsuma ilaa arwahi abaaihi waummahaatinaa waajdaadinaa waustaadzinaa wamashaayikhinaa wajamii'i dzuriyaatinaa minalmuslimiin walmuslimaat wal mukminina wal mukminat.
Artinya : "Kemudian untuk arwah ayah dan ibu dan kakek dan guru kami dan syekh kami dan semua keturunan Muslimin dan Muslimat, mu’minin dan mu’minat."
ثُمَّ اِلٰى رُوْحِ ...... بِنْ ...... خَآصَّةً
Tsuma ilaa ruuh .......bin/binti ........khaassah
Artinya : "Kemudian untuk arwah fulan bin/binti fulan khususnya."
Al Faatehah :
،أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، أَلرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، إِهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ، آمِيْنَ
A’udzubilla himinas shaithanirrajim. Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Alhamdulillaahirabbil `aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maalikiyaumiddiin. Iyyaakana' buduwaiyyaakanasta'iin. Ihdinasshiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina an 'amta `alaihim ghoiril maghdhuubi `alaihim wa laddhaalliin. Aamiin. (Al-Fatehah : 1-7)
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Semoga Allah memperkenankan." (Al-Fatehah : 1-7)
Dilanjutkan Doa .........
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ
اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِيْ نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَا يَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ
A’udzubilla himinas shaithanirrajim. Bismillaa hirrahmaanir rahiim.. Alhamdulillahirabbil ‘alamin, Hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi u mazidah ya rabbana lakal hamdu kama yanbaghi lijalali wajhikal karimi wa’adzimi sulthanik.
Biasanya doa yang diatas sering dibaca. Tapi setiap saya dengar, kelanjutannya sering berbeda-beda versi bacaan doa. Jadi, saya hanya bisa nulis sebatas itu saja.
Saturday, 15 July 2017
Dzikir dan Do'a Sesudah Shalat
Apa perbedaan Wirid dan Zikir ? Secara sepintas Wirid dan Zikir hampir sama, namun keduanya memiliki perbedaan. Perbedaanya yaitu Wirid lebih panjang dari Zikir. Wirid selain berisi bacaan istighfar terdapat juga bacaan sholawat kepada nabi dan bacaan yang diambil dari ayat Al-Quran. Sedangkan Zikir hanya berisi bacaan istighfar dan pujian bagi Allah. Baiklah langsung saja Saya tulis bacaan zikir dan doa berikut ini :
DZIKIR
(3x) أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ، اَلَّذِيْ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ، وَأَتُوْبُإِلَيْهِ
ASTAGHFIRULLAHAL 'AZHIIM ALLAZII LAA ILAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QOYYUUM WA ATUUBU ILAIH. (3X)
Artinya : "Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada tuhan melainkan Dia, Yang Maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan Saya bertobat kepada-Nya."
،لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ
وَهُوَعَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
LAA ILAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SHARIKALAH LAHUL MULKU WA LAHUL-HAMDU YUHYII WA YUMIIT. WA HUWA `ALAA KULLI SHAIIN QODIIR.
Artinya: "Tidak ada tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah segala kerajaan, dan bagi-Nya segala puji. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. "
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمُ، وَأَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
ALLAAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINGKAS SALAAM WA ILAIKA YA'UUDUS SALAAM FA HAYYINAA RABBANAA BIS SALAAM WA ADKHILNAL JANNATA DAARAS SALAAM TABAARAKTA RABBANAA WA TA'AALAITA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAAM.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Zat yang mempunyai kesejahteraan dan daripada-Mu lah kesejahteraan itu dan kepada-Mu lah akan kembali lagi segala kesejahteraan itu, maka hidupkan lah kami ya Allah dengan sejahtera. Dan masukkan lah kami ke dalam surga kampung kesejahteraan. Engkaulah yang kuasa memberi berkah yang banyak dan Engkaulah Yang Maha Tinggi, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan."
(33X) سُبْحَنَ اللّه
Subhanallah (33x)… Artinya : "Maha Suci Allah."
(33X) أَلْحَمْدُلِلهِ
Alhamdulillah (33x)… Artinya : "Puji syukur kehadirat Allah."
(33X) أَللهُ أَكْبَرُ
Allahu akbar (33x)… Artinya : "Allah Maha Besar."
أَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً
ALLAAHU AKBAR KABIIRAW WALHAMDU LILLAAHI KASIIRAW WA SUBHAANALLAAHI BUKRATAW WA ASHILAA.
Artinya: "Allah Mahabesar lagi sempurna kebesaran-Nya. Segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang."
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ، وَهُوَعَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
LAA ILAHA ILLALLAAHU WAHDAHU LAA SHARIKALAH LAHUL MULKU WA LAHUL-HAMDU YUHYII WA YUMIIT. WA HUWA `ALAA KULLI SHAIIN QODIIR.
Artinya: "Tidak ada tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah segala kerajaan, dan bagi-Nya segala puji. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. "
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ
LAA HAULA WA LA QUWATA ILLAA BILLAAHIL `ALIYYIL `AZIIM.
Artinya: "Dan tidak ada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Maha Mulia."
DO'A
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ، الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
A'UZU BILLAAHI MINASYAITAANIR RAJIM. BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIM.
ASSALATU WASSALAMU ’ALAA ASRAFIL AMBIYAK IWAL MURSALIN, WA ’ALA ALIHI WASYAHBIHI AJ MAIIN.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Salawat serta rahmat tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul-Nya, berserta keluarga dan sahabatnya."
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ، وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا
ALLAHUMMAAGH FIRLII WA LIWAALIDAYYA - WARHAMHUMAA KAMAA RABBAYAANII SHOGHIIRAA
Artinya: “Ya Allah ampunilah dosaku dan dosa kedua kedua orang tuaku, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi ku diwaktu kecil."
اَللَّهُمَّ اغْنِنِيْ بِالْعِلْمِ وَزَيِّنِيْ بِالْحِلْمِ وَاَكْرِمْنِيْ بِالتَّقْوٰى وَجَمِّلْنِيْ بِالْعَافِيَةِ
ALLAHUMMAGH NINII BIL 'ILMI WAZAYYINII BIL HILMI WA AKRIMNII BITTAQWAA WAJAMMILNII BIL 'AAFIYAH.
Artinya: “Ya Allah, kayakanlah aku dengan ilmu, hiasilah diriku dengan sifat lemah lembut, muliakanlah aku dengan ketakwaan dan cantikanlah aku dengan kesehatan."
اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَ الْجَنَّةَ، وَاَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَ النَّارِ
ALLAHUMMA INNAA NAS ALUKA RIDHAKA WAL JANNAH - WA A’UZUBIKA MIN SA GHO THIKA WANNAR.
Artinya: “Ya Allah, kami mohon kehadirat-Mu untuk mendapatkan keridhaan-Mu dan surga-Mu. Kami berlindung dari kemurkaan-Mu dan siksa neraka.”
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيْمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ
ALLAHUMMA INNAKA 'AFUWWUN KARIM TUHIBBUL 'AF WA FAA' FU 'ANNI.
Artinya: “Wahai Allah, sesungguhnya Engkau Mahapemberi maaf lagi Mahapemurah, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah aku."
أَللَّهُمَّ ﺍﻏْﻔِﺮْﻟَﻨَﺎ ﻭَﻟِﻮَﺍﻟِﺪِﻧَﺎ ﻭَلِجَمِيْعِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْنَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤَﺎﺕْ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، أَلْأَحْيَاءِمِنْهُمْ وَالْأَمْوَات، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُّجِيْبُ الدَّعْوَاتِ
ALLOHUMMAGHFIRLANAA WALIWAA LIDINAA WALIJAMII‘IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAT WAL MUKMININA WAL MUKMINAT - AL AHYAA IMINHUM WAL AMWAT. INNAKA SAMI'UN QORIBUM MUJIBUD DA'WAD.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosa kami dan dosa kedua orang tua kami, dan juga untuk semua muslimin dan muslimat, mu’minin dan mu’minat, baik yang masih hidup maupun sudah mati. Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan pemohonan."
رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِيْ الْأَخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَاعَذَابَ النَّارِ
RABBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANAH - WA FIL AKHIRATI HASANAH - WAQINAA 'ADZAABANNAR.
Artinya : ”Ya Allah, berilah kami kebagiaan di dunia dan kesejahteraan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksaan api neraka.”
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ، وَالْحَمْدُللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
SUBHAANA RABBIKA RABBIL 'IZZATI ‘AMMAA YASIFUUN WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIN WAL HAMDULILLAAHIRRABIL ‘AALAMIIN.
Artinya : ”Maha Suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan, suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”
Wednesday, 5 July 2017
Doa Sesudah Shalat 5 waktu
Ini adalah sambungan dari postingan sebelumnya yaitu Wirid setelah sholat, yang dipakai oleh Imam Panorama Kota Bengkulu. Sekarang Saya akan melanjutkan bacaan doa setelah sholat lima waktu. Doa sesudah Sholat 5 waktu kadang berbeda-beda, tapi saya hanya punya yang ini. Semoga bermanfaat.
Doa Sesudah Sholat 5 waktu
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ، أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ، الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى أَشْرَفِ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ، سَيِّدِنَا مُحَمَدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ
A'UZU BILLAAHI MINASYAITAANIR RAJIM. BISMILLAAHIRRAHMAANIRRAHIM.
ALHAMDULILLAAHIRABBIL ‘AALAMIIN. ASSALATU WASSALAMU ’ALAA ASRAFIL AMBIYAK IWAL MURSALIN, SAYIDINAA MUHAMMADIW WA ’ALA ALIHI WASYAHBIHI AJ MAIIN.
Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Sang Penguasa alam semesta. Semoga salawat serta keselamatan tercurahkan selalu kepada Nabi dan Rasul termulia, Nabi Muhammad berserta keluarga dan sahabat semuanya."
Sholawat An-Najiyah (Munjiyat)
أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْأَهْوَالِ وَالْأَفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا بِهَا جَمِيْعَ الْهَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِي الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ
ALLOHUMMA SALLI WASALLIM ‘ALAA SAYIDINAA MUHAMMAD - SALAATAN TUNJIINAA BIHAA MIN JAMII’IL AHWAA LIWAL AFFAT - WATAQDHIILANAA BIHAA JAMII’IL HAJAT - WATUTOH HIRUNAA BIHAA MIN JAMII’IS SAYI AT - WATARFA’UNAA BIHAA 'INDAKA 'ALAD DARAJAT - WATUBAL LIGHUNAA BIHAA AQSAL KHAAYAT - MIN JAMII’IL KHOIRAT - FIL HAYAT - WABA' DAL MAMAT.
Artinya: "Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kita dari semua keadaan yang mendebarkan dan dari semua cobaan yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan kepada kita hajat, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kita dari semua keburukan/kesalahan. Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat kita kepada setinggi-tinggi derajat.Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kita kepada sesempurna-sempurnanya semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati."
إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُّجِيْبُ الدَّعْوَاتِ، يَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ، آمِيْنْ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ
INNAKA SAMI'UN QORIBUM MUJIBUD DA'WAD - YAA QOODHIYAL HAAJAT -AAMIIN YAA RABBAL ‘AALAMIIN.
Artinya: "Sesungguhnya Dia (Allah) Maha Mendengar, Maha dekat, lagi Maha Memperkenankan segala doa dan pemohonan, wahai Zat Yang Maha Memenuhi segala kebutuhan hamba-Nya. Kabulkanlah wahai Tuhan semesta alam."
اَللَّهُمَّ اِنَّا نَسْأَلُكَ سَلاَمَةً فِى الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالْأَخِرَةِ
ALLOHUMMA INNAA NAS ALUKA SALAAMATAN FID DIINI WADDUNYAA WAL AKHIRAH
Artinya: “Ya Allah kami mohonkan kepada-Mu keselamatan agama, baik di dunia dan akherat."
اَللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلآءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْأَخِرَةِ
ALLOHUMMA 'AAFINAA MING KULLI BALAAK IDDUNYAA WA 'AZAABIL AKHIRAH.
Artinya: “Ya Allah, hindarkan kami dari bala dunia dan azab akhirat."
أَللَّهُمَّ ﺍﻏْﻔِﺮْﻟَﻨَﺎ ﺫُﻧُﻮْﺑَﻨَﺎ ﻭَﻟِﻮَﺍﻟِﺪِﻧَﺎ ﻭَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْصَغِيْرًا ﻭَلِجَمِيْعِ ﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤِﻴْنَ ﻭَﺍﻟْﻤُﺴْﻠِﻤَﺎﺕْ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، أَلْأَحْيَاءِمِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
ALLOHUMMAGHFIRLANAA ZUNUUBANAA WALIWAA LIDINAA, WARHAMHUMAA KAMAA RABBAYAANII SAGHIIRA - WALIJAMII‘IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAT WAL MUKMININA WAL MUKMINAT - AL AHYAA IMINHUM WAL AMWAT. BIRAHMATIKA YAA ARHAMARRAAHIMIN.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosa kami, dosa kedua orang tua kami, barakahilah mereka, seperti mereka telah melindungi kami ketika kecil. Juga untuk semua muslimin dan muslimat, mu’minin dan mu’minat, baik yang masih hidup maupun sudah mati. Dengan rahmatmu Wahai Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." (HR. AtTirmidzi dan AlHakim)
Doa Nabi Adam AS
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ
RABBANAA ZALAMNAA AMPUSANAA - WAILLAM TAGHFIRLANAA - WATARHAMNAA LANAKUU NAN NAMINAL GHOOSIRIIN.
Artinya: "Ya Allah, kami telah mendholimi pada diri kami sendiri, jika tidak Engkau ampuni kami dan merahmati kami, tentulah kami menjadi orang yang rugi." (QS. Al A'raf 7 : 23)
Doa Nabi Muhammad SAW
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
RABBANAA AATINAA FID DUNYAA HASANAH - WAFIL AAKHIRATI HASANAH WAQINAA ‘AZAABANNAR.
Artinya : "Ya Tuhanku berikanlah aku kebaikan di dunia dan akhirat, dan jauhkanlah aku dari api neraka." (QS. Al Baqarah : 201)
Doa Nabi Muhammad SAW
رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنَ لَّدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ
RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DAIZ HADAITANAA - WAHABLANAA MILLADUNK KARAHMATAN INNAKA ANTAL WAH HAAB.
Artinya: "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)." (QS. Ali Imron : 8)
Doa Nabi Ibrahim AS
رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ، وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
RABBANAA TAQOBBAL MINNAA INNAKA ANTAS SAMII’UL 'ALIIM. WA TUB 'ALAINAA INNAKA ANTAT TAUWAABUR RAHIIM.
Artinya : "Ya Tuhan kami, terimalah amalan kami sesungguhnya Engkau maha mendengar dan maha Mengetahui, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkau maha penerima taubat lagi Maha Penyayang." (QS. Al Baqarah : 127-128)
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
WASHALLALLOH HU ‘ALA SAYIDINAA MUHAMMADIW WA AALIHI WA SHAHBIHI AJMA'IN. ALHAMDULILLAAHIRABBIL `AALAMIIN.
Artinya : “Dan semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada junjungan kami Nabi Muhammad, beserta keluarga dan sahabat semuanya. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam."
Al-Fatehah :
،أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، أَلرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، إِهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ، آمِيْنَ
A’UDZUBILLA HIMINAS SYAITHANIRRAJIM. BISMILLAA HIRRAHMAANIR RAHIIM. ALHAMDULILLAAHIRABBIL `AALAMIIN. ARRAHMAANIRRAHIIM. MAALIKI YAUMIDDIIN. IYYAAKANA' BUDUWAIYYAAKANASTA'IIN. IHDINASSHIRAATHAL MUSTAQIIM. SHIRAATHALLADZIINA AN 'AMTA `ALAIHIM GHOIRIL MAGHDHUUBI `ALAIHIM WA LADDHAALLIIN. AAMIIN. AAMIIN.
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Semoga Allah memperkenankan." (Al-Fatehah : 1-7)
أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
ALLOHUMMA SHALLI 'ALAA SAYIDINAA MUHAMMADIN YAA ARHAMARRAAHIMIN
Artinya: “Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad Wahai Maha Penyayang."
أَللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
ALLOHUMMA A’INNI ‘ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBADATIK.
Artinya: "Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu.” (HR. Abu Daud dan Ahmad, shahih)
دَعْوَاهُمْ فِيْهَا سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيْهَا سَلَامٌ ۚ وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ
DAK WAAHUM FIHAA SUBHAANAKALLOH HUMMA WATA HIYA TUHUM FIIHAA SALAM - WA AAKHIRU DA'WAAHUM ANIL HAMDULILLAH HIRABBIL ‘AALAMIIN.
Artinya: "Do´a mereka di dalamnya ialah: “Subhanakallahumma“, dan salam penghormatan mereka ialah: “Salam“. Dan penutup doa mereka ialah: “Alhamdulilaahi Rabbil ´aalamin“." (QS. Yunus : 10)
ASTAGFIRULLOHALAZIM.
Artinya : "Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung."
Demikianlah tulisan dari Saya, jika ada kesalahan dalam penulisan dan penerjemahaan, Saya mohon maaf dan kepada Allah, Saya mohon ampun. Wassalam...
Tuesday, 4 July 2017
Wirid Sesudah Sholat dan Artinya
Bacaan Wirid Sesudah Sholat Beserta Artinya :
أَللهُ يَا لَطِيْفُ يَا وَافِيْ أَللهُ يَاكَرِيْمُ أَنْتَ الله
Ini adalah bacaan wirid yang sering dipakai oleh Imam Panorama Kota Bengkulu dan para jamaah terutama orang Lembak Bengkulu. Ini adalah warisan para leluhur. Mungkin terdapat sedikit perbedaan dari wirid yang lain, tapi pada umumnya hampir sama. Semoga bermanfaat...
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ، اَلَّذِيْ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ، وَأَتُوْبُ
(3X) إِلَيْهِ
Astaghfirullahal 'azhiim allazii laa ilaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih. (3x)
Artinya : "Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tidak ada tuhan melainkan Dia, Yang Maha hidup yang terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan Saya bertobat kepada-Nya."
،لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ
(10X) وَهُوَعَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
Laa ilaha illallaahu wahdahu laa sharikalah lahul mulku wa lahul-hamdu yuhyii wa yumiit wa huwa `alaa kulli shaiin qodiir (10x)
Artinya; "Tidak ada tuhan yang wajib disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nyalah segala kerajaan, dan bagi-Nya segala puji. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. "
(7X) اَللَّهُمَّ اَجِرْنَا مِنَ النَّارِ
Allahumma ajirnaa minannar (7x) Artinya : "Ya Allah, lindungilah Aku dari api neraka."
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلاَمُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلاَمُ، وَأَدْخِلْنَا اْلجَنَّةَ دَارَ السَّلاَمِ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ
Allaahumma antas salaam wa mingkas salaam wa ilaika ya'uudus salaam fa hayyinaa rabbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaras salaam tabaarakta rabbanaa wa ta'aalaita yaa dzal jalaali wal ikraam
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Zat yang mempunyai kesejahteraan dan daripada-Mu lah kesejahteraan itu dan kepada-Mu lah akan kembali lagi segala kesejahteraan itu, maka hidupkan lah kami ya Allah dengan sejahtera. Dan masukkan lah kami ke dalam surga kampung kesejahteraan. Engkaulah yang kuasa memberi berkah yang banyak dan Engkaulah Yang Maha Tinggi, wahai Zat yang memiliki keagungan dan kemuliaan."
،أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ، بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ
أَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ، أَلرَّحْمَٰنِ الرَّحِيْمِ، مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ، إِهْدِنَا الصِّرَاطَ اْلمُسْتَقِيْمَ، صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ اْلمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ، آمِيْنَ
A’udzubilla himinas shaithanirrajim. Bismillaa hirrahmaanir rahiim. Alhamdulillaahirabbil `aalamiin. Arrahmaanirrahiim. Maalikiyaumiddiin. Iyyaakana' buduwaiyyaakanasta'iin. Ihdinasshiraathal mustaqiim. Shiraathalladziina an 'amta `alaihim ghoiril maghdhuubi `alaihim wa laddhaalliin. Aamiin. (Al-Fatehah : 1-7)
Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. Semoga Allah memperkenankan." (Al-Fatehah : 1-7)
وَإِلَٰهُكُمْ إِلَٰهٌ وَاحِدٌ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الرَّحْمَٰنُ الرَّحِيْمِ
Wa ilaahukum ilaahu waahid, Laa ilaaha illaa huwarrahmaanurrahiim. (Al-Baqarah 163)
Artinya: "Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada tuhan melainkan Dia, Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang." (Al-Baqarah 163)
أَللهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَا فِيْ الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُوْدُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ
Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum, laa ta'khudzuhuu sinatu wa laa nauum, lahu maa fissamaawaati wa maa filardh, man dzal-ladzii yasfa`u `indahu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihim wa maa kholfahum wa laa yuhiithuuna bishai im min `ilmihi illaa bimaa shaak, wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardh, wa laa ya uduhu hifzhuhumaa wa huwal `aliyyul `azhim. (Al-Baqarah 255)
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang dihadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, lagi Mahabesar." (Al-Baqarah 255)
شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُوْلُوْ الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَاإِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، إِنَّ الدِّيْنَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ
Shahidallahu annahu laa ilaaha illaa huwa, walmalaaikatu wa ulul ilmi qoo iman bilqist laa ilaha illaa huwal ‘aziizul hakim. Innaddinna ‘indallohil islam. (Ali Imran 18-19)
Artinya: "Allah menyatakan bahwasannya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Sesungguhnya agama yang diridhoi Allah hanyalah Islam." (Ali Imran 18-19)
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. تُوْلِجُ اللَّيْلَ فِيْ النَّهَارِ وَتُوْلِجُ النَّهَارَ فِيْ اللَّيْلِ ۖ وَتُخْرِجُ الْحَيَّمِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ ۖ وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِحِسَابٍ
Qulillahumma maalikalmulki tuktil mulka man tashaau watanzi ’ul mulka mimman tashaau watu’izzu man tashaa watuzillu man tasha biiyadikal ghairu innaka ‘ala kulli shaiin qodiir. Tuulijullaila finnahaari watuulijunnahaara fillaili watukhrijulhayya minal mayyiti watukhrijul mayyita minal hayyii watarzuqu mantashaau bighairi hisaab. (Ali-Imran: 26-27)
Artinya : "Katakanlah "Wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki, dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan (batas)." (Ali-Imran: 26-27)
إلَهِيْ رَبِّيْ يَارَبَّنَ يَامَعْبُوْدَ، سُبْحَنَكَ
(33X) سُبْحَنَ اللّه
Illahi rabbi ya rabbana ya ma'bud. Subhanaka… Subhanallah (33x)…
Artinya : "Ya Allah Ya Tuhanku Ya Pujaanku. Maha Suci Allah."
أَلْحَمْدُلِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ عَلَىٰ كُلِّ حَالٍ وَفِيْ كُلِّ حَالٍ وَ نِعْمَةٍ،أَللهُ أَكْبَرُ
(33X) أَللهُ أَكْبَرُ
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا، أَلْحَمْدُلِلهِ
(33X) أَلْحَمْدُلِلهِ
Subhanallahu wabihamdihii daa’iman abadaa. Alhamdulillah… Alhamdulillah (33x)…
Artinya : "Maha Suci Allah dan puji-pujian selamanya. Alhamdulillah."
(33X) أَللهُ أَكْبَرُ
Alhamdulillahirrabbil’alamin ‘ala kulli halliw wafi kulli halliw wa ni’mah. Allahu akbar (33x)…
Artinya : "Puji syukur kehadirat Allah tuhan semesta alam, dalam masalah apapun nikmat Allah adalah yang terbesar. Allah Maha Besar."
أَللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا وَاْلحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلاً، لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ اْلمُلْكُ وَلَهُ اْلحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ، وَهُوَعَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ، وَإِلَيْكَ الْمَصِيْرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Allaahu akbar kabiiraw walhamdu lillaahi kasiiraw wa subhaanallaahi bukrataw wa ashilaa. Laa ilaha illallaahu wahdahu laa shariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumiit wa huwa `alaa kulli shai in qodir. Wa ilaikal mashir. Wa laa haula wa la quwata illaa billaahil `aliyyil `aziim. Astaghfirullaahal`aziim.
Artinya: "Allah Mahabesar lagi sempurna kebesaran-Nya. Segala puji hanya bagi Allah dengan pujian yang banyak. Maha Suci Allah sepanjang pagi dan petang. Tidak ada tuhan melainkan Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dialah yang memiliki kekuasaan dan bagi-Nyalah segala puji, Dialah Zat yang menghidupkan dan yang mematikan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. dan hanya kepada Engkaulah kami kembali. Dan tidak ada daya upaya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Maha Mulia. Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha agung. Saya meminta pengampunan dari Allah SWT. "
أَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَامُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Allahumma laa maani’alima, a’thoita walaa mu’tiyalimaa, mana’ta walaa radda limaa, qoddaita walaa yamfa’u dzaljaddi mingkal jadd.
Artinya: "Ya Allah, Aku tidak keberatan dengan apa yang telah kuberikan, dan kepada siapa aku telah memberikan, aku tidak meminta balasan dari apa yang telah kulakukan, dan juga tidak memanfaatkan diriku darimu.""
أَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكَ النَّبِيِّ الْاُمِّيّ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَبَارِكْ وَسَلَّمْ
Allahumma salli wasllim 'ala saidinaa muhammadin 'abdika warasulikannabiyyilummii wa'alaa aalihi wasahbihi wabaarik wasallam.
Artinya : "Ya Allah, berilah selawat sejahtera kepada penghulu kami Muhammad, hamba-Mu dan utusan-Mu Nabi yang Ummi (tidak boleh membaca) dan kepada keluarga baginda dan sahabat baginda beserta berkah sejahtera."
أَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ كُلَّمَا ذَكَرَكَ الذَّاكِرُوْنَ وَغَفَلَ عَنْ ذِكْرِكَالْغَافِلُوْنَ
Allahumma shalli ‘ala muhammadin kullamaa dzakarakaz dzaakiruna wa ghafala ‘an dzikrikal ghaafilun. (Salawat Imam Syafi'i)
Artinya: "Ya Allah, limpakanlah shalawat atas Nabi kami, Nabi Muhammad, selama orang-orang yang ingat menyebut-Mu dan orang-orang yang lalai melupakan untuk menyebut-Mu." (Salawat Imam Syafi'i)
وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْ سَادَتِنَا أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ، وَحَسْبُنَا الله وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ، نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرُ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ
Wasallim wa radhiyallahu ta'aala 'an saadaatinaa ash haabi rasuulillahi ajma-iin. Wa hasbunallah wa ni’mal wakil, Ni’mal maula wa ni’man nashir. Wa laa haula walaa quwwata illaa billahil 'aliyil 'azim. Astaghfirullaahal`aziim.
Artinya : "Dan semoga Allah Ta'ala memberikan kesejahteraan dan keridhoan kepada junjungan kami, yaitu sahabat rasulullah semuanya. Cukuplah Allah tempat berserah diri bagi kami, sebaik-baik pelindung kami, dan sebaik-baik penolong kami. Dan tiada daya dan tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Saya meminta pengampunan dari Allah SWT. "
(2X) يَا لَطِيْفُ يَا كَافِيْ يَا حَفِيْظُ يَا شَافِيْ
Yaa laathiifu yaa kaafii ... Yaa haafii zhuyaa shaafii... (2X)
Artinya: "Yang Maha Lembut, Maha Mencukupi, Maha Memelihara, Maha Penyembuh segala penyakit."
أَللهُ يَا لَطِيْفُ يَا وَافِيْ أَللهُ يَاكَرِيْمُ أَنْتَ الله
Allah yaa laathiifu yaa waafii... Allahu yaa kaariimu ‘antaallaah...
Artinya: "Allah Yang Maha Lembut, Allah Maha Mencukupi lagi Maha Mulia."
يَاحُدَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ أَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Yaa hud... Laa iilaa haaiillallaah... Allah... Laa iilaa haaiillallaah…
Artinya: "Yang satu... Tiada tuhan selain Allah... Allah... Tiada tuhan selain Allah..."
مَوْجُوْدَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ أَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
مَوْجُوْدَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ أَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Maujud... Laa iilaa haaiillallaah... Allah... Laa iilaa haaiillallaah...
Artinya: "Wujud(Ada)... Tiada tuhan selain Allah... Allah... Tiada tuhan selain Allah..."
مَعْبُوْدَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ أَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Ma'bud... Laa iilaa haaiillallaah... Allah... Laa iilaa haaiillallaah...
Artinya: "Disembah... Tiada tuhan selain Allah... Allah... Tiada tuhan selain Allah..."
مَشْهُوْدَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ أَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
مَشْهُوْدَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ أَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
Mashud... Laa iilaa haaiillallaah…Allah... Laa iilaa haaiillallaah...
Artinya: "Disaksi... Tiada tuhan selain Allah... Allah... Tiada tuhan selain Allah..."
عَظِيْمَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَائِمَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
’Azim... Laa iilaa haaiillallaah... Daaim... Laa iilaa haaiillallaah...
Artinya: "Maha Agung... Tiada tuhan selain Allah... Maha Kekal... Tiada tuhan selain Allah..."
عَظِيْمَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ دَائِمَ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ
’Azim... Laa iilaa haaiillallaah... Daaim... Laa iilaa haaiillallaah...
Artinya: "Maha Agung... Tiada tuhan selain Allah... Maha Kekal... Tiada tuhan selain Allah..."
لَااِلَهَ اِلَّااللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ كَلِمَةُ حَقٍّ عَلَيْهَا نَحْيَا وَعَلَيْهَا نَمُوْتُ وَبِهَا نُبْعَثُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى بِرَحْمَةِ اللهِ وَكَرَامِهِ مِنَ الْأَمِنِيْنَ
Laa ilaha illallaahu muhammadur rasuulullaahi shallallaahu 'alaihi wasallam, kalimatu haqqin 'alaihaa nahyaa wa'alaihaa namuutu wabihaa nub'atsu inshaa allaahu ta'aalaa birahmatillahi wakaraamihi minal aaminiin.
Artinya: "Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Muhammad SAW adalah utusan Allah, yang dengan kalimat itu kami berpegang teguh dalam hidup, dan ketika kami mati. Dengan kalimat itu kami dihidupkan kembali, insha Allah dengan curahan rahmat dan kemuliaan-Nya, kami mendapat keamanan."
Bila ada kesalahan menulis dan menerjemahkan, mohon dikoreksi.
Bacaan doa akan menyusul di postingan berikutnya NEXT...
Subscribe to:
Comments (Atom)





